Topografi Indonesia Memicu Lingkungan Atmosfer yang Unik, Pengaruhi Iklim Global
TIMES Aceh/ILUSTRASI: Topografi Indonesia yang banyak dikelilingi lautan menciptakan lingkungan atmosfer yang unik (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

Topografi Indonesia Memicu Lingkungan Atmosfer yang Unik, Pengaruhi Iklim Global

Topografi terbukti berpengaruh kuat terhadap siklus harian hujan di Indonesia, terutama pada ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut.

TIMES Aceh,Jumat 16 Januari 2026, 20:53 WIB
28.8K
A
Antara

JAKARTAKarakteristik topografi Benua Maritim Indonesia (BMI) yang terdiri atas banyak pulau besar dan dikelilingi perairan hangat menciptakan lingkungan atmosfer yang unik dan berpengaruh besar pada iklim global.

Hal itu diungkapkkan ilmuwan meteorologi tropis dan interaksi darat-laut-atmosfer dari Florida Insitute of Technology AS, Pallav Ray.

Menurutnya, ada keterkaitan yang signifikan antara Madden Julian Oscillation (MJO), topografi kepulauan dan curah hujan di Indonesia.

Hasil eksperimen pemodelan pun menunjukkan bahwa keberadaan pulau berperan penting dalam mendukung pembentukan hujan. 

"Hasil simulasi model menunjukkan bahwa ketika daratan dihilangkan, presipitasi menurun tidak hanya di atas daratan, tetapi juga di atas lautan, yang menegaskan kuatnya pengaruh pulau terhadap sistem hujan regional," katanya.

Ray menyebutkan adanya ketidaksimetrisan respons atmosfer terhadap sumber panas.

"Sumber panas di Kalimantan atau Sumatra dapat memengaruhi wilayah yang jauh ke arah timur, termasuk Papua Nugini. Sementara, pengaruh sebaliknya relatif lebih lemah," jelasnya.

Menurut Ray, temuan ini menantang teori klasik tentang respons sirkulasi atmosfer tropis, karena hasil model menunjukkan bahwa sumber panas berskala relatif kecil tetap mampu menimbulkan dampak signifikan.

Ia menyebutkan topografi terbukti berpengaruh kuat terhadap siklus harian hujan, terutama pada ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut.

Representasi topografi yang akurat dinilai sangat penting karena bias simulasi presipitasi di daratan dapat merambat dan memengaruhi hasil simulasi di wilayah laut.

Ray menekankan pengaruh MJO terhadap curah hujan di Indonesia sangatlah kompleks dan telah menjadi perhatian yang sangat penting bagi peneliti dunia, karena wilayah BMI dapat memengaruhi iklim global.

"Memahami bagaimana MJO memengaruhi cuaca di Indonesia sangat berguna, terutama untuk meningkatkan akurasi prediksi cuaca ekstrem yang berdampak pada bencana hidrometeologis di Indonesia, seperti banjir, longsor, dan lain sebagainya," tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Aceh, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.