Pembangunan Kawasan Monumen Reog Berlanjut, Pemkab Ponorogo Kucurkan Rp6 Miliar untuk Fasum
Kawasan Monumen Reog di Sampung Ponorogo akan dilengkapi dengan fasilitas umum (Foto: Aan/TIMES Indonesia)

Pembangunan Kawasan Monumen Reog Berlanjut, Pemkab Ponorogo Kucurkan Rp6 Miliar untuk Fasum

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan bahwa tambahan anggaran tersebut tidak akan menyentuh bangunan fisik monumen, melainkan dialokasikan khusus untuk peningkatan fasilitas umum (fasum).

TIMES Aceh,Rabu 28 Januari 2026, 09:36 WIB
1M
M
M. Marhaban

PONOROGOPemerintah Kabupaten Ponorogo (Pemkab Ponorogo) memastikan kelanjutan proyek strategis Monumen Reog dan Museum Ponorogo (MRMP) di Sampung pada tahun anggaran 2026.

Fokus kali ini bergeser dari struktur utama menuju pemenuhan infrastruktur penunjang dengan alokasi dana sebesar Rp6 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan bahwa tambahan anggaran tersebut tidak akan menyentuh bangunan fisik monumen, melainkan dialokasikan khusus untuk peningkatan fasilitas umum (fasum) demi kenyamanan wisatawan di masa mendatang.

Menurut Lisdyarita, ketersediaan fasilitas dasar menjadi prioritas agar kawasan monumen tidak hanya megah secara visual, tetapi juga fungsional bagi pengunjung.

"Anggaran Rp6 miliar ini dikhususkan untuk pembangunan fasilitas umum, seperti kamar mandi, mushola, open gate, hingga instalasi listrik. Jadi, bukan untuk melanjutkan bangunan utama monumennya," ujar Lisdyarita saat memberikan keterangan resmi, Rabu (28/1/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa ketika proyek utama rampung, ekosistem pendukung di sekitarnya sudah siap dioperasikan secara maksimal.

Sadar akan besarnya perhatian publik terhadap proyek mercusuar ini, Lisdyarita menyatakan tidak ingin gegabah dalam merealisasikan anggaran. Pemkab Ponorogo berkomitmen menjalankan prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Ia memastikan seluruh rencana penggunaan dana serta skema pengerjaannya akan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami tidak mau ceroboh. Sebelum anggaran ini dieksekusi, kami akan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan KPK. Ini penting agar seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai regulasi dan terhindar dari potensi penyimpangan," tegasnya.

Pembangunan Monumen Reog diharapkan menjadi lokomotif baru bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bumi Reog, sekaligus menjadi ikon kebudayaan yang diakui secara internasional. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:M. Marhaban
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Aceh, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.