Marc Marquez Bicara Prediksi Tes Sepang
TIMES Aceh/Juara Dunia MotoGP 2025, Marc Marquez. (FOTO: Ducati)

Marc Marquez Bicara Prediksi Tes Sepang

Marc Marquez memprediksi tampil sangat kompetitif di hari pertama tes MotoGP Sepang, namun mengantisipasi penurunan fisik akibat cedera bahu jelang musim 2026.

TIMES Aceh,Senin 26 Januari 2026, 14:23 WIB
277.4K
R
Rochmat Shobirin

JAKARTATes pramusim MotoGP di Sepang kerap menjadi barometer awal kekuatan pembalap dan motor jelang musim baru. Namun bagi Marc Marquez, tes di Malaysia kali ini bukan sekadar soal kecepatan. Ia justru memprediksi sebuah pola yang jujur: tampil “sangat bagus” di hari pertama, lalu menghadapi penurunan performa di hari berikutnya.

Prediksi itu disampaikan Marc Marquez saat peluncuran tim Ducati untuk MotoGP 2026. Menurutnya, kondisi bahu yang masih dalam tahap pemulihan akan menjadi faktor krusial, terutama dalam tes yang menuntut fisik seperti Sepang.

“Saya bisa tampil sangat baik dalam satu hari. Tapi di hari kedua, performa saya biasanya turun cukup banyak,” ungkap Marquez, menggambarkan keterbatasan daya tahan fisiknya pasca-cedera.

Cedera Bahu dan Ujian Daya Tahan

Cedera tersebut dialami Marquez pada MotoGP Indonesia 2025, setelah insiden kontak dengan Marco Bezzecchi, hanya sepekan setelah ia memastikan gelar juara dunia kesembilan. Sejak saat itu, fokus utamanya bukan lagi sekadar kecepatan, melainkan durabilitas fisik.

Marc Marquez mengakui, tantangan terberat adalah menjaga konsistensi dari hari pertama ke hari kedua. Bahkan dalam sesi latihan gym pun, ia merasakan penurunan signifikan bila dilakukan dua hari berturut-turut—sesuatu yang sebelumnya bisa ia lalui tanpa masalah.

Meski demikian, pembalap berusia 32 tahun itu menegaskan bahwa kecepatan dasar bukan persoalan. “Dari cedera terakhir ini saya belajar, jika kondisi fisik saya oke, maka kecepatan akan selalu ada,” ujarnya.

Absen Uji Coba, Tak Kehilangan Kepercayaan Diri

Absennya Marquez dari empat seri terakhir musim lalu serta tes Valencia membuatnya tidak terlibat langsung dalam pengembangan motor Ducati Lenovo Team untuk musim 2026. Namun hal itu tidak terlalu mengganggu pikirannya.

Ia memastikan Ducati akan memulai musim dengan basis motor 2025, lalu secara bertahap memperkenalkan pembaruan pada aspek aerodinamika dan komponen di sekitar mesin—area yang masih memungkinkan pengembangan di tengah regulasi pembekuan mesin.

Marquez juga menyebut masukan dari Francesco Bagnaia dan Alex Marquez dalam tes Valencia sebagai fondasi penting untuk melangkah ke arah motor yang lebih kompetitif.

“Target kami jelas: mempertahankan status sebagai motor dan pabrikan terbaik musim depan,” tegasnya.

Jadwal Padat Menuju Seri Pembuka

Tes resmi MotoGP di Sepang dijadwalkan berlangsung pada 3–5 Februari, disusul tes Buriram, Thailand pada 21–22 Februari. Setelah itu, Marc Marquez akan memulai upaya mempertahankan gelar dunia pada seri pembuka MotoGP Thailand, sepekan kemudian.

Bagi Marc Marquez, Sepang bukan soal mencetak waktu tercepat semata. Tes ini adalah ujian realistis atas batas fisik sekaligus fondasi penting menuju musim 2026 yang sarat ekspektasi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rochmat Shobirin
|
Editor:Tim Redaksi