BRIN Ingatkan Masyarakat Mewaspadai Tanda-tanda Kemunculan Sinkhole
TIMES Aceh/Fenomena sinkhole yang terjadi di Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Selasa (6/1/2026) (FOTO: Fandi Yogari/ANTARA)

BRIN Ingatkan Masyarakat Mewaspadai Tanda-tanda Kemunculan Sinkhole

BRIN menegaskan pentingnya pendekatan berbasis sains dalam memahami dan mengantisipasi fenomena sinkhole.

TIMES Aceh,Jumat 16 Januari 2026, 18:15 WIB
46.9K
A
Antara

JAKARTABadan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan masyarakat akan risiko terjadinya sinkhole atau lubang runtuhan tanah, terutama tanda-tanda yang menyertai kemunculannya.

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari mengingatkan bahwa kawasan permukiman yang berada di atas lapisan batugamping (limestone) memiliki risiko lebih tinggi mengalami sinkhole. 

Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah hilangnya aliran air permukaan secara tiba-tiba.

"Jika aliran air mendadak menghilang, bisa jadi air masuk ke rongga bawah tanah. Kondisi ini perlu segera diinvestigasi karena berpotensi memicu runtuhan," ujarnya.

Adrin menegaskan pentingnya pendekatan berbasis sains dalam memahami dan mengantisipasi fenomena sinkhole.

Terdapat metode rekayasa geoteknik yang dapat dilakukan untuk mencegah pembentukan sinkhole di daerah batugamping. 

Metode tersebut adalah cement grouting, yaitu menginjeksi semen, mortar atau bahan kimia tertentu untuk mengisi rongga yang ada di lapisan batugamping bawah permukaan.

Pertama-tama, jelas Adrin, dilakukan pemboran dari permukaan hingga kedalaman tertentu di mana terdapat rongga, lalu material semen, mortar atau bahan kimia diinjeksi melalui pipa injeksi yang terpasang di dalam lubang bor tersebut.

Injeksi material grouting menggunakan pompa bertekanan. Tekanan dan volume injeksi dipantau dengan cermat agar tidak merusak struktur batuan di sekitar rongga. 

"Lalu dilalukan pengecekan efektifitas grouting melalui uji permeabilitas atau pengujian geofisika lainnya untuk memastikan rongga sudah terisi dan stabilitas lapisan batuan sudah meningkat," tuturnya.

Adrin berharap masyarakat dan pemerintah daerah di kawasan rawan dapat lebih waspada serta memanfaatkan kajian geologi dan survei geofisika sebagai dasar perencanaan tata ruang dan mitigasi risiko bencana geologi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Aceh, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.