Fabio Quartararo Bicara Kontrak MotoGP 2027
TIMES Aceh/Fabio Quartararo, juara dunia MotoGP 2021, akan bertarung bersama Yamaha pada musim balap MotoGp 2026 yang mejadi musim terakhirnya bersama Yamaha. (foto: Yamaha)

Fabio Quartararo Bicara Kontrak MotoGP 2027

Fabio Quartararo menggeser fokus jelang kontrak MotoGP 2027. Bukan lagi target Yamaha, tetapi kenyamanan dan masa depannya sebagai pembalap.

TIMES Aceh,Minggu 25 Januari 2026, 14:13 WIB
243K
R
Rochmat Shobirin

JAKARTAPerubahan arah karier tengah mengemuka di paddock MotoGP. Fabio Quartararo, juara dunia MotoGP 2021, kini menatap masa depan dengan pendekatan yang berbeda. Menjelang berakhirnya kontraknya bersama Yamaha Factory Racing pada akhir musim 2026, Quartararo menegaskan bahwa prioritasnya bukan lagi soal ambisi pabrikan, melainkan kepentingan pribadi dan keberlanjutan kariernya.

Pernyataan itu disampaikan Quartararo dalam sebuah dokumenter terbaru MotoGP. Ia mengakui bahwa saat menandatangani kontrak sebelumnya, misinya jelas: membawa kembali Yamaha ke jalur prestasi. Namun realitas dua musim terakhir memaksanya melakukan refleksi.

“Ketika saya menandatangani kontrak untuk musim ini dan musim depan, target saya adalah menghadirkan hasil bagus untuk Yamaha. Tapi sekarang, saya ingin memikirkan diri saya sendiri, masa depan dan tujuan pribadi saya,” ujarnya.

Investasi Besar, Hasil Minim

Quartararo sepakat bertahan bersama Yamaha untuk periode 2025–2026 lewat kontrak bernilai sekitar €12 juta per musim, sekaligus menolak tawaran dari Aprilia. Namun, investasi besar itu belum berbanding lurus dengan hasil di lintasan. Dalam dua musim terakhir, Yamaha terpuruk hingga menjadi juru kunci klasemen konstruktor, sementara Quartararo hanya mampu meraih satu podium grand prix.

Data tersebut mencerminkan stagnasi performa Yamaha di tengah agresivitas rival seperti Ducati dan Aprilia. Bagi Quartararo, kondisi ini menjadi titik balik dalam memaknai kontrak dan loyalitas.

Yamaha V4 dan Keraguan Sang Juara Dunia

Musim 2026 menandai era baru bagi Yamaha dengan diperkenalkannya mesin V4, sebuah langkah besar setelah bertahun-tahun setia dengan konfigurasi inline. Namun respons Quartararo terhadap motor anyar tersebut cenderung dingin. Sejak pertama kali menjajalnya pada akhir tahun lalu, ia menilai motor itu belum memberikan sensasi kompetitif yang diharapkannya.

Kesenjangan pun muncul. Quartararo menginginkan motor yang langsung kompetitif, sementara Yamaha memilih pendekatan pengembangan bertahap. Perbedaan visi ini membuat tes pramusim di Sepang dan Buriram menjadi krusial—bukan hanya untuk performa musim depan, tetapi juga masa depan Quartararo bersama pabrikan Jepang tersebut.

Bursa Pembalap 2027 Mulai Memanas

Dengan kontrak yang akan berakhir, Quartararo menjadi salah satu nama paling strategis di bursa pembalap MotoGP 2027. Hingga kini, Yamaha mengakui belum ada pembicaraan lanjutan terkait perpanjangan kontrak. Di sisi lain, rumor mengaitkan Quartararo dengan beberapa opsi papan atas, termasuk Honda, Aprilia, dan Ducati—tiga pabrikan yang saat ini dinilai menawarkan paket paling kompetitif. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rochmat Shobirin
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Aceh, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.